MONITORING DAN EVALUASI DALAM MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

 

MONITORING DAN EVALUASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH

 

Ditulis Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan

Penilaian Mata Kuliah Manajemen Berbasis Sekolah

 

 


 

Oleh :

Nama   : KIYAT YULIANI

NIM    : 8720318170010

 

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI

UNIVERSITAS PANCA SAKTI

BEKASI

2020

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    Latar Belakang

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulai, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan memiliki peran strategis sebagai tempat pengembangan sumber daya manusia. Pendidikan diharapkan juga memiliki tujuan yang terukur yang akan dicapai. Agar tujuan pendidikan dapat tercapai maka perlu suatu proses perubahan yang tidak biasa saja. Untuk mencapai tujuan pendidikan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam memberikan harapan bagi kelangsungan dan terkendalinya kualitas pendidikan Indonesia. Namun karena pengelolaan yang terlalu kaku dan sentralistik, berbagai program yang dilaksanakan pemerintah tidak memberikan dampak positif, bahkan angka partisipasi pendidikan nasional dan kualitas pendidikan Indonesia menurun. Rendahnya kualitas pendidikan diduga kaitannya dengan masalah manajemen sehingga muncullah ide di mana sekolah diberi keleluasaan untuk mengolah pendidikan dengan melaksanakan berbagai kebijakan secara luas. Pemikiran peningkatan peran sekolah dalam pengelolaan sekolah disebut dengan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).

B.     Rumusan Masalah

                              1.            Apa Pengertian Monitoring dan Evaluasi dalam MBS?

                              2.            Apa Tujuan Monitoring dan Evaluasi dalam MBS?

                              3.            Apa Saja Manfaat Monitoring dan Evaluasi MBS?

                              4.            Bagaimana Proses Monitoring dan Evaluasi dalam MBS?

C.    Tujuan Penulis

                              1.            Dapat Mengetahui Pengertian Monitoring dan Evaluasi Dalam MBS.

                              2.            Dapat Mengetahui Tujuan Monitoring dan Evaluasi Dalam MBS.

                              3.            Dapat Mengetahui Manfaat Monitoring dan Evaluasi Dalam MBS.

                              4.            Dapat Mengetahui Bagaimana Proses Monitoring dan Evaluasi MBS.

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

A.    Pengertian Monitoring dan Evaluasi

Menurut Arikunto (2007), Monitoring adalah proses pengumpulan dan analisis informasi (berdasarkan indikator yang sudah diterapkan) mengenai kegiatan program atau kegiatan sekolah sehingga dapat dilakukan tindakan koreksi untuk penyempurnaan program atau kegiatan sekolah selanjutnya. Evaluasi adalah proses penilaian pencapaian tujuan dan pengungkapan kinerja guru untuk memberikan umpan balik bagi peningkatan kualitas kinerja program atau kegiatan sekolah mendatang. Idealnya sekolah melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program atau kegiatan sekolah dengan prosedur yang tepat, serta merencanakan tindak lanjutnya. Program atau kegiatan sekolah tersebut dilakukan sekolah dibawah kendali kepala sekolah yang merupakan level manajemen di sekolah. (Rosmiati dan Kurniady, 2007) menyatakan bahwa Pada level manajemen, puncak kemampuan di dalam melihat sesuatu secara keseluruhan yang kemudian dapat merumuskannya seperti dalam mengambil keputusan, menentukan kebijakan. Dalam hubungan ini, perlu ditentukan bahwa seorang pemimpin (karena level manajemen puncak merupakan pemimpin) yang baik adalah pemimpin yang tidak melaksanakan sendiri tindakan-tindakan yang bersifat operasional dan lebih banyak merumuskan konsep-konsep. Ketrampilan ini juga yang menyebutkan dengan manajerial skill.

 



B.     Tujuan Monitoring dan Evaluasi Pelaporan MBS

Secara umum tujuan pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi adalah:

1)      Mengkaji apakah kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan rencana.

2)      Mengidentifikasi masalah yang timbul agar langsung dapat diatasi.

3)      Melakukan penilaian apakah pola kerja dan manajemen yang digunakan sudah tepat untuk mencapai tujuan proyek.

4)      Mengetahui kaitan antara kegiatan dengan tujuan untuk memperoleh ukuran kemajuan.

5)      Menyesuaikan kegiatan dengan lingkungan yang berubah, tanpa menyimpang dari tujuan.




C.    Manfaat Monitoring dan Evalusai MBS

Secara umum manfaat dari penerapan sistem monitoring dan evaluasi dalam suatu program adalah sebagai berikut:

1.      Monitoring dan Evaluasi sebagai alat untuk mendukung perencanaan:

·         Penerapan sistem monitoring dan evaluasi yang disertai dengan pemilihan dan penggunaan indikator akan memperjelas tujuan serta arah kegiatan untuk pencapaian tujuan tersebut.

·         Pemilihan indikator sebagai program yang melibatkan berbagai pihak secara partisipatif tidak saja berguna untuk mendapatkan indikator yang tepat tetapi juga akan mendorong pemilik proyek dan berbagai pihak yang berkepentingan untuk mendukung suksesnya program.

2.      Monitoring dan Evaluasi sebagai alat untuk mengetahui kemajuan program:

·         Adanya sistem monitoring dan evaluasi yang berfungsi dengan baik memungkinkan pelaksana program mengetahui kemajuan serta hambatan atau hal-hal yang tidak diduga yang secara potensial dapat menghambat jalannya program secara dini. Hal terakhir bermanfaat bagi pelaksana program untuk melakukan tindakan secara tepat waktu dalam mengatasi masalah.

·         Informasi hasil monitoring dan evaluasi dapat memberikan umpan balik kepada pelaksana program tentang hasil capaian program, dalam arti sesuai atau tidak sesuai dengan yang diharapkan

·         Bilamana hasil program yang belum sesuai dengan harapan maka pelaksana program dapat melakukan tindakan penyesuaian atau koreksi secara tepat dan cepat sebelum program terlanjur berjalan tidak pada jalurnya. Dengan demikian informasi hasil monitoring dan evaliasi bermanfaat dalam memperbaiki jalannya implementasi program.

3.      Monitoring dan Evaluasi  sebagai alat akuntabilitas program dan advokasi:

·         Monitoring dan evaluasi tidak hanya memantau aktivitas program tetapi juga hasil dari aktivitas tersebut. Informasi pemantauan terhadap luaran dan hasil (output dan outcome) program yang dipublikasikan dan dapat diakses oleh pemangku kepentingan akan meningkatkan akuntabilitas program.

·         Informasi hasil monitoring dan evaluasi dapat dipakai sebagai bahan masukan untuk advokasi program kepada para pemangku kepentingan.

·         Informasi tersebut akan memicu dialog dan pembelajaran serta memacu keikutsertaan

 

 

D.    Proses monitoring dan evaluasi

Monitoring dan Evaluasi dilaksanakan dengan mengikuti beberapa langkah sebagai berikut:

                              1.            Tahap Perencanaan: Persiapan dilaksanakan dengan mengidentifikasi hal-hal yang akan dimonitor, variabel apa yang akan dimonitor serta menggunakan indikator mana yang sesuai dengan tujuan program. Rincian tentang variabel yang dimonitor harus jelas dulu, serta pasti dulu batasannya dan definisinya.

                              2.            Tahap Pelaksanaan: monitoring ini untuk mengukur ketepatan dan tingkat capaian  dari pelaksaan program/kegiatan/proyek yang sedang dilakukan dengan menggunakan standar (variable) yang telah dipersiapkan di tahap perencanaan. Setelah memastikan definisi yang tepat tentang variabel yang dimonitor serta indikatornya, maka laksanakan monitoring tersebut.

                              3.            Tahap Pelaporan : Menentukan apakah prestasi kerja itu memenuhi standar yang sudah ditentukan dan di sini terdapat tahapan evaluasi yaitu mengukur kegiatan yang sudah dilakukan dengan standar yang harus dicapai. Selanjutnya temuan-temuan tersebut ditindaklanjuti dan hasilnya menjadi laporan tentang program.






BAB III

PENUTUP

Kesimpulan

Monitoring dilakukan di saat kegiatan sedang berlangsung, hal tersebut untuk memastikan kesesuaian proses dan capaian sesuai rencana atau tidak. Jika ditemukan penyimpangan atau kelambatan maka segera dilakukan pembenahan sehingga kegiatan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan targetnya. Sedangkan evaluasi dilakukan pada akhir kegiatan, untuk mengetahui hasil atau capaian akhir dari suatu program kegiatan. Hasil evaluasia bermanfaat bagi rencana pelaksanaan program kegiatan yang sama di waktu dan tempat lainnya.

Siklus Manajemen monitoring dan evaluasi, fungsi Monitoring dan evaluasi mnerupakan satu diantara tiga komponen penting lainnya dalam system manajemen program, yaitu Perencanaan, Pelaksanaan dan Tindakan korektif (melalui umpan balik).  Sebagai siklus, dia berlangsung secara intens kearah pencapaian target-target antara dan akhirnya tujuan program.

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Maria, Margaretha dkk. (2021). Evaluasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Santo Antonius I Bidaracina Jakarta Timur. Jurnal IKRA-ITH Humaniora UKI, Vol. 5 No. 1 http://repository.uki.ac.id/3110/1/EvaluasiManajemenBerbasisSekolahMBSDiSDSantoAntonius.pdf

Ayu, Lestari Perdana. (2020). Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Terhadap Kinerja Guru Di SMPN 16 GOWA. Jurnal Pendidikan Universitas Islam Makassar

https://legalstudies71.blogspot.com/2020/04/pengertian-monitoring-dan-evaluasi.html

http://disdik-balikpapan.net/disdik/monitoring.php

Comments

Popular Posts